SUARA DIBALAS TINDAKAN REPRESIF
Selasa, 4 Juni 2024, Universitas Malikussaleh (Unimal) kampus Bukit Indah, lumpuh dikarenakan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Tinta Hitam menggelar aksi menyuarakan kegelisahan mahasiswa terkait dengan pengelompokan UKT.
Mereka memulai aksi pada pukul 07.00 WIB di depan gerbang kampus Bukit Indah. Ada 8 poin tuntutan yang mereka suarakan, di antaranya; Mendesak pihak Rektorat untuk segera melakukan pengelompokan UKT ulang terhadap seluruh mahasiswa Unimal tanpa terkecuali, Mengevaluasi dana anggaran kegiatan Ormawa, menindak lanjuti kasus pelecehan seksual, transparansi pengelolaan anggaran serta mendesak kampus agar memperjelas Statuta Unimal sesuai dengan Permendikbud terbaru.
![]() |
| gambar : massa aksi di depan gerbang kampus Bukit Indah |
Bak anak yang ingin bertemu dengan ayahnya untuk mempertanyakan sesuatu yang belum jelas agar jelas malah dipertemukan dengan polisi yang berbondong-bondong datang ke lokasi aksi.
Dilansir dari Acehpolitika.com, Setelah sepuluh jam berorasi, harapan massa aksi untuk bertemu dengan rektor tidak terwujud. Kekecewaan mereka pun dituangkan dengan menuliskan spanduk bertuliskan "Rektor Pengecut". Tidak lama setelah itu, pihak keamanan kampus melakukan tindakan represif dengan mengintimidasi dan memukul masa aksi.
Sangat disayangkan niat mulia mahasiswa tersebut malah di balas dengan tindakan represif dari oknum yang diduga salah satu staf kampus.
Perjuangan tidak akan pernah selesai, perjuangan harus lebih panjang dari nafas. Apresiasi buat kawan-kawan yang menyuarakan penderitaan mahasiswa lain.
Jika kau merasakan penderitaan maka kau hidup, dan jika kau merasakan penderitaan orang lain itu artinya kau manusia.
Selamat kalian sudah menjadi manusia!
Oleh : Iqbal Wibowo Lubis

0 Response to "SUARA DIBALAS TINDAKAN REPRESIF"
Posting Komentar